Karya seni ini diperkirakan berumur lebih dari 43.900 tahun. Usia ini bahkan mengalahkan lukisan-lukisan terkenal di Eropa seperti Gua Chauvet di Prancis dan Gua Altamira di Spanyol
Lukisan ini menggambarkan adegan perburuan, dimana sekelompok manusia berbadan kecil dengan ciri seperti manusia purba (mungkin Homo sapiens awal di wilayah itu) tampak memburu hewan besar, seperti babi rusa (babyrousa) dan anoa, menggunakan tombak atau tali.
Yang membuatnya istimewa adalah keberadaan figur-figur dengan campuran karakter manusia dan hewan (disebut therianthrope), yang menunjukkan bahwa manusia prasejarah di Sulawesi telah memiliki imajinasi simbolik dan kepercayaan yang kompleks sejak puluhan ribu tahun lalu.
Banyak arkeolog berpendapat bahwa lukisan ini bukan sekadar catatan visual, tetapi juga memiliki makna spiritual atau ritual, mungkin berkaitan dengan kepercayaan mereka terhadap roh hewan dan kekuatan alam.
Sumber : https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://www.gramedia.com/literasi/lukisan-tertua-di-dunia-sejarah-lokasi-dan-fakta-menariknya/&ved=2ahUKEwj4nczimJ6SAxWj4jgGHTMGFBwQFnoECFEQAQ&usg=AOvVaw3kLMNXQZFH7fdJLSHYeq4N (Gramedia)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar